7 Cara Mengemudi Mobil Matic Bagi Pemula Agar Aman dan Selamat

Mengemudi Mobil Matic Bagi Pemula – Seorang pengendara yang baru pertama sekali akan berkendara menggunakan mobil dengan transmisi otomatis atau matic biasanya akan mengalami banyak kendala. Apalagi jika sebelumnya sudah terbiasa menggunakan yang manual, tambah lebih membutuhkan waktu untuk membiasakan diri dengan yang matic.

Perbedaan yang jelas antara mobil matic dengan manual ada dan tidaknya pijakan kopling yang kalau menggunakan transmisi manual setiap mau melakukan pergantian gigi pasti akan menginjak kopling baru memindahkan gigi, sedangkan pada matic atau transmisi otomatis tidak ada pijakan kopling tersebut hanya ada pijakan rem dan gas.

7 Cara Mengemudi Mobil Matic Bagi Pemula Agar Aman dan Selamat

 

Bagi yang baru pertama sekali mengendarai atau mengemudikan mobil langsung memakai yang matic biasanya malah lebih mudah karena belum pernah merasakan sama sekali menggunakan yang manual sehingga tidak ada kebiasaan yang harus di rubah.

Namun walau demikian, bukan berarti seorang pengemudi pemula langsung bisa membawa mobil matic dengan lancar seperti yang sering terjadi karena baru pertama sekali mengemudi mobil matic dan salah memindahkan transmisinya yang niatnya mau memajukan mobil malah jadi mundur dan menabrak atau terjun dari ketinggian. Ini terjadi karena belum terbiasa, oleh karena itu bagi yang merasa pemula maka perlu mengetahui tata cara mengemudi mobil matic dengan baik dan benar sebagai berikut:

  • Memahami terlebih dahulu posisi serta urutan yang tepat tuas transmisi, mulai dari pemindahan transmisi untuk maju, menambah kecepatan, serta perpindahan tuas untuk memundurkan mobil. Tahap ini perlu betul-betul sudah dapat dipahami di luar pikiran agar saat mengemudi tidak ada kesalahan.
  • Bagi yang selama ini menggunakan mobil matic dimana kaki kiri digunakan untuk menginjak kopling maka dengan menggunakan mobil transmisi otomatic dapat membebaskan kaki tersebut. Ini perlu dilatih agar saat mobil melaju pada kecepatan tinggi, pengemudi pemula saat ingin melakukan pengereman tidak lagi berpikir untuk menggunakan kaki menginjak pedal yang ada karena jika sampai terjadi pada mobil matic hal tersebut dapat membahayakan.
  • Membiasakan diri untuk menginjak pedal rem dulu baru memindahkan tuas transmisi pada posisi D, ini bertujuan untuk mencegah mobil melaju dengan sendirinya.
  • Tuas transmisi sebaiknya dipindahkan ke posisi netral apabila sedang berada di jalanan macet yang memakan waktu lebih dari ½ jam ini bertujuan agar tidak terjadi hal-hal yang dapat membahayakan pengemudi lainnya misalnya karena tuas transmisi belum dipindahkan ke posisi netral dan kaki dah lelah meminjak pedal rem akhirnya jadi lepas kendali.
  • Berada di jalanan yang menanjak maka yang perlu diperhatikan posisi tuas tranmisi sebaiknya berada pada pilihan L atau 2. L atau Low berada pada posisi paling bawah fungsinya seperti gigi pertama pada transmisi manual, sedangkan 2 merupakan gigi ke-2. Penggunaan kedua transmisi ini secara bergantian juga dapat diterapkan pada jalanan menurun atau juga dapat membantu mengurangi kecepatan pada saat mobil melaju kencang.baca juga: Cara Menyetir Mobil di Tanjakan
  • Menginjakkan kaki pada pedal gas akan dapat berpengaruh pada saat melakukan perpindahan gigi transmisi dimana hal ini terjadi karena ada semacam sensor yang mendeteksi tingkatan besar dan kecil pijakan kaki pada pedal gas.
  • Menggunakan tombol hold untuk menghemat bahan bakar kendaraan selama pemakaian yang dapat diterapkan apabila tuas transmisi berada pada gigi 2 dan 3 maka dengan mengaktifkan fitur hold pada saat tuas berada di posisi D akan mengunci pada tingkat gigi tersebut. Untuk fitur hold tidak semua mobil matic memilikinya, jadi jika mobil yang digunakan ada terlihat tombol kecil dengan tulisan hold baru bisa digunakan.

Mengemudi mobil matic bagi pemula sebenarnya tidak terlalu sulit, seperti kata pepatah ala bisa karena biasa maka jika masih belum terlalu mahir menggunakan mobil bertransmisi otomatis upayakan untuk selalu berlatih dan jika masih takut untuk mengendarai di jalan umum bisa belajar di ruang terbuka yang luas dan bebas.

error: Alert: Content is protected !!