Pembangunan Kilang Minyak di Kota Bontang Siap Dilaksanakan Pertamina

Pembangunan Kilang Minyak di Bontang – Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) baru-baru ini memberikan perintah kepada Perusahaan Pertamina agar dapat membangun dan mengoperasikan kilang minyak di Bontang daerah Kalimantan Timur. Perintah atau penugasan ini berdasarkan Keputusan Menteri ESDM No 7935 K/10/MEM/2016

Bersamaan dengan Kepmen ESDM tersebut juga, Pemerintah telah menetapkan jumlah kapasitas kilang minyak per harinya yaitu sebesar 300.000 barel. Dengan kapasitas yang telah ditetapkan, sangat diharapkan bisa menghasilkan produksi bensin minimal 60.000 barel per hari sedangkan untuk hasil produksi solar diharapkan bisa menghasilkan 124.000 barel per hari dengan kualtias standar minimal Euro IV. Untuk produk lainnya yang bisa dihasilkan dari kilang ini nantinya berupa gasoline 92, 95, 98, LPG, serta produk aviation turbine fuel.

Perusahaan Pertamina juga mendapatkan mandat untuk menyatukan kilang BBM yang dibuat nantinya di Bontang dengan petrokimia serta juga dapat menjalin kerja sama dengan badan usaha lainnya. Hasil produksi yang didapat kilang tersebut nantinya lebih diprioritaskan untuk membantu kebutuhan dalam negeri.

Wianda Pusponegoro selaku Vice President Corporate Communication Pertamina sangat merasa senang dengan adanya penugasa sekaligus Kepmen untuk membangun serta mengoperasikan Kilang Minyak baru di Kota Bontang, Kalimantan Timur.

‎Beliau juga menyampaikan bahwa Pertamina sebagai Solusi Bahan Bakar Berkualitas siap untuk melaksanakan perintah yang diberikan tersebut karena memiliki keyakinan dapat menjalankan percepatan pembangunan kilang minyak di Bontang.

Pembangunan Kilang Minyak di Kota Bontang Siap Dilaksanakan Pertamina

Direktur Megaproyek Pengolahan dan Petrokimia Rachmad Hardadi menyampaikan bahwa NGRR Bontang akan siap bekerja sama dengan menggunakan fasilitas Kilang LNG Bontang yang dijalankan oleh PT Badak NGL dan telah menyediakan lahan yang akan menjadi tempat dibangunnya Kilang Minya di Bontang oleh Pertamina. Mengenai siapnya lahan juga disampaikan oleh Sudirman dari Kementrian Agraria dan Tata Ruang dimana akan memberi jaminan mengenai lahan yang akan digunakan oleh Pertamina telah dipersiapkan, bahkan juga infrastruktur dan berbagai utilitas juga telah tersedia.

Disamping tersedianya lahan, infrastruktur pendukung operasi kilang LNG dan fasilitas lainnya, seperti 21 unit boiler dengan kualitas tinggi, pembangkit listrik, tangki sebagai tempat penyimpanan, serta berbagai jenis fasilitas umum yang bisa untuk dipakai membantu pengeporasian kilang minya baru yang akan di bangun oleh Pertamina di Kota Bontang.

Saat ini sedang dipersiapkan lahan untuk kilang tersebut, dimana dengan harapan dari Pertamina awal 2018 lahan telah bisa untuk digunakan agar pekerjaan fisik pembangunan Kilang Minyak di Kota Bontang atau NGRR Bontang dapat dimulai tepat pada akhir tahun 2019 dan ditargetkan selesai pada pertengahan 2023.

Tujuan pemerintah menugaskan Pertamina untuk melakukan pembangunan kilang minyak di Bontang berdasarkan perhitungan dimana pada tahun 2025 kebutuhan bahan bakar minya nasional akan mencapai 2,6 juta barel per hari. Diharapkan dengan adanya kilang minyak baru dapat membantu untuk memenuhi kebutuhan BBM Nasional yang telah diperhittungkan akan meningkat tajam nantinya.

Pembangunan Kilang Minyak di Kota Bontang Siap Dilaksanakan Pertamina | admin | 4.5
error: Alert: Content is protected !!