Pemerintah Dukung Produk Ramah Lingkungan Dimulai dari Sektor Industri

Belakangan ini tingkat kepedulian untuk menghasilkan barang yang sifatnya ramah lingkungan sedang berusaha digalakkan oleh Noer Adi Wardojo sebagai Kepala Pusat Standarisasi Lingkungan dan Kehutanan, Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dengan mensosialisasikan kepada para pelaku bisnis untuk menghasilkan produk yang ramah terhadap lingkungan.

Beliau menyarankan kepada para pebisnis untuk menerapkan sistem ekolabel yang dapat memberikan pengaruh terhadap pola produksi dan konsumsi ke depannya yang bisa dimulai dari bahan baku produksi serta saat pendistribusian dan bahkan juga setelah penggunaan produk yang ada. Tujuan disarankan sistem ini adalah untuk menjelaskan kepada masyarakat mana saja yang termasuk produk ramah lingkungan dengan yang tidak ramah terhadap lingkungan.

Pemerintah Dukung Produk Ramah Lingkungan Dimulai dari Sektor Industri

 

Dengan diberlakukannya sistem ekolabel maka nantinya produk atau barang yang tergolong dalam memberikan efek terhadap lingkungan akan mendapatkan sertifikat penghargaan yang dapat berguna dalam jangka waktu antara lima sampai sepuluh tahun ke depan. Ini juga menjadi salah satu syarat yang perlu dimiliki karena telah banyak negara yang mengimpor kayu menghendaki sertifikat ramah lingkungan seperti layaknya ekolabel.

Menurut Noer Adi Wardojo yang pertama sekali perlu memberlakukan sistem ini adalah pebisnis karena sebagai produsen yang menghasilkan produk atau barang wajib mengetahui produk mana saja yang tergolong ke dalam ramah lingkungan, dengan begitu saat memproduksi jadi lebih mengutamakan lingkungan juga.

Noer Adi tidak terlalu menyarankan aturan ataupun sistem yang dibuat oleh pemerintah karena jika diikuti maka hasilnya terdapat banyak aturan yang perlu diikuti dan pebisnis yang menggunakan bahan kimia untuk memproduksi produk atau barang mereka akan mengalami kerepotan. Oleh karena itu, lebih diutamakan sistem ekolabel.

Sistem ini memang belum sepenuhnya bisa diandalkan dan sangat perlu tindakan untuk dilakukan pengujian lebih mendalam dan mendetail. Untuk melakukan hal tersebut, yang paling bisa berperan adalah produsen yang menghasilkan produk untuk konsumen mereka dan apabila berhasil maka barulah bisa dijelaskan langsung kepada masyarakat luas.

Produk atau barang yang dapat dikategorikan sebagai ekolabel minimal tingkat kandungan bahan kimia yang ada pada produk memiliki jumlah sedikit atau less chemical dan selain itu juga harus bisa menghemat energi.

Suatu produk yang dikatakan ramah lingkungan parameternya adalah dapat dibuktikan secara teknis kebenarannya, bisa dilakukan pengukuran serta jelas bahan-bahan yang digunakan tidak merusak lingkungan seperti contoh kertas yang walau diproduksi dengan skala besar tetapi bahan bakunya berasal dari sumber kayu yang selama ini dikelola secara lestari.

Fokus permasalahan lainnya yang perlu untuk diperhitungkan adalah daya minat masyarakat terhadap produk berlabel, karena jangan sampai setelah sistem dilakukan dan para pelaku industri telah menguji dan menggunakan sistem ekolabel malah setelah jadi dari masyarakat sendiri masih belum mau beralih.

Oleh karena itu juga, perlu dilakukan sosialisasi lebih lagi kepada masyarakat untuk lebih mengenal dan berkeinginan beralih menggunakan produk atau barang yang memiliki label sistem ekolabel telah teruji ramah terhadap lingkungan.

Pemerintah Dukung Produk Ramah Lingkungan Dimulai dari Sektor Industri | admin | 4.5
error: Alert: Content is protected !!