PLN Membeli Listrik dari Pembangkit yang Dibangun Pertamina di Sulawesi

Perusahaan Listrik Negara melakukan pembelian listrik dari Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Lahendong untuk unit 5 dan 6 yang memiliki kapasitas 2 x 20 Mega Watt (MW) dimana pembangkit ini yang membangun adalah PT Pertamina (Persero).

Sofyan Basyir selaku Direktur Utama PLN menjelaskan bahwa PLN selalu berupaya untuk lebih mengembangkan pembangkit listrik yang sifatnya ramah lingkungan. Salah satu tujuannya adalah agar dapat mencapai target bauran energi baru terbarukan dengan target 23 persen tepatnya di tahun 2025. Cara yang digunakan adalah dengan mengelola PLTP Lahendong mulai dari unit 1 sampai 4 memiliki kapasitas total 80 MW yang berada di Kecamatan Lahendong Kota Tomohon, Sulawesi Utara.

Telah berjalan selama lebih dari 15 tahun, Perusahaan Listrik Negara untuk unit 1 sampai 4 Lahendong telah di kelola dan sampai saaat ini pembangkit yang ada telah mampu menghasilkan listrik sampai 520 GWh seperti yang dijelaskan oleh Sofyan Basyir. Dengan melakukan pembelian unit 5 dan 6 Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi Lahendong sudah pasti akan meningkat jumlah listrik yang bisa dihasilkan.

PLN Membeli Listrik dari Pembangkit yang Dibangun Pertamina di Sulawesi
Pembelian yang dilakukan ini juga dapat memenuhi kebutuhan 240 ribu kepala rumah tangga yang ada di Minahasa karena nantinya total energi yang disalurkan oleh PLN ke masyarakat mencapai 120 MW.

Apa yang dilakukan oleh PLN dengan melakukan pembelian pembangkit yang merupakan hasil dari pembangunan yang dilakukan oleh Pertamina Solusi Bahan Bakar Berkualitas dan Ramah Lingkungan dimana sistem yang ada pada pembangkit ini sangat mendukung energi baru terbarukan merupakan bentuk nyata dukungan PLN terhadap pemanfaat energi yang bersifat ramah Lingkungan. Selain itu, ini juga merupakan bentuk pelayanan untuk masyarakat dalam hal peningkatan rasio elektrifikasi untuk wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo.

Sofyan juga menjelaskan, PLN juga sedang berfokus untuk melakukan pengembangan pembangkit listrik berbasis EBT dimana telah dicanangkan pengembangan tersebut hingga 22 ribu MW dengan target di tahun 2025. Untuk program pembangkit listrik berbasis EBT untuk sumber utamanya berasal dari panas bumi dengan kapasitas sebesar 6.200 MW.

baca juga: Tanda Tangan Perjanjian Joint Venture Pertamina dengan Saudi Aramco

Untuk wilayah Sulawesi, selain membeli PLTP Lahendong untuk unit 5 dan 6, PLN juga memiliki rencana untuk membangun langsung PLTP Kotamabagu kapasitas 80 MW, PLTP Marana kapasitas 20 MW dan Bora Pulu kapasitas 40 MW. Diman untuk keseluruhan total kapasitas dari ketiga PLTP yang akan dibangun dapat menghasilkan 140 MW.

PLN telah menjalankan PLTP selama ini untuk seluruh wilayah di Indonesia dengan kapasitas sebesar 600 MW atau jika dari total 1500 MW yang terpasang di Indonesia telah berjalan 40 persen. Diharapkan dengan PLN membeli listrik kali ini juga akan semakin menambah kapasitas yang bisa untuk digunakan secara luas lagi.

PLN Membeli Listrik dari Pembangkit yang Dibangun Pertamina di Sulawesi | admin | 4.5
error: Alert: Content is protected !!