Stimuno Untuk Balita Menjaga Kesehatan Kulit Anak 1 Tahun Ke Atas

Sudah pernah dengar stimuno untuk balita bisa menjaga kesehatan kulit anak 1 tahun ke atas? Jika belum, berarti boleh dibaca sampai selesai tulisan yang tim OPTIMATIVA sajikan untuk anda. Balita dengan kulit yang lembut, halus serta bersih akan banyak disukai orang. Lain halnya jika ada balita yang kulitnya tidak lembut dan menderita alergi kulit, maka orang akan lebih jaga jarak.

Untuk pembaca yang melihat tulisan ini, terkhusus jika punya anak balita yang imut pastikan jangan sampi hal tersebut terjadi. Namun walaupun begitu, masalah kulit pada anak balita masih saja sering terjadi. Terkadang bukan karena orang tua nya tidak menjaga kesehatan kulit balita, tetapi karena kurang memahami hal- hal apa saja yang bisa membuat anak balita jadi terkena alergi kulit.

stimuno untuk balita menjaga kesehatan kulit anak 1 tahun ke atas

 

Alergi kulit terjadi dikarenakan sistem kekebalan tubuh bereaksi karena adanya benda asing. Bagi orang lain hal ini biasa dan tidak berbahaya, tapi tidak setiap orang memiliki kekebalan tubuh yang baik.

Disaat benda asing masuk ke dalam tubuh, orang yang mengalami alergi langsung memproduksi antibodi padahal belum tentu benda asing yang masuk berbahaya. Terjadinya kontak antara antibodi dengan benda asing inilah yang membuat kulit jadi alergi, selain itu juga bisa menimbulkan gangguan pada pernafasan maupun pencernaan.

Untuk anak balita berumur 1 tahun,ada 5 penyebab alergi kulit antara lain:

Dermatitis Kontak Alergik

Dermatitis kontak alergi merupakan alergi kulit dikarenakan adanya kontak dengan bahan kimia tertentu. Untuk jenis alergi ini hanya anak balita dengan keadaan kulit yang sangat peka saja bisa terkena.

Gejala yang ditimbulkan diantaranya ada rasa gatal, timbulnya bercak kemerahan, menyebabkan bengkah, berbintil dan melepuh. Apabila dibiarkan dalam jangka waktu lama maka kulit jadi kering, bersisik, berbintil, menebal serta bisa menyebabkan retakan pada kulit.

Alergi dermatitis kontak alergi bisa meluas menyerang berbagai bagian tubuh diantaranya:

  • Tangan , bahan kimia yang bisa menyebabkan alergi seperti pestisida, semen, getah sayuran, antiseptik, dan deterjen.
  • Badan, disebakan bahan kimia pelembut pakaian, bahan pewangi, deterjen, plastik, kancing logam, zat warna, busa, karet, serta tekstil
  • Leher, disebabkan bahan kimia alergen di udara, zat pewarna pakaian, parfum dan kalung.
  • Wajah, disebabkan bahan kimia obat oles, bahan kosmetik, spons, dan alergen di udara.
  • Paha dan tungkai bawah, disebabkan bahan pembersih lantai, sepatu, kaos kaki nilon, tekstil, deterjen, dompet, dan semen.
  • Telinga, disebabkan bahan kimia cat rambut, anting, gagang telepon dan tangkai kaca mata.
  • Lengan, disebabkan bahan kimia tanaman, debun semen, sarung tangan karet dan jam tangan (nikel)
  • Alat kelamin, disebabkan bahan kimia deterjen, parfum, nilon dan antiseptik.

Alergi dingin

Alergi dingin reaksi yang terjadi pada kulit menjadi merah, membengkak serta rasa gatal jika terkena suhu dingin. Selain itu juga, alergi ini bisa terjadi saat memegang objek yang dingin sehingga menyebabkan pembengkakan pada tangan, bibir, dan kerongkongan saat konsumsi makanan maupun minuman yang dingin.

Alergi Obat

Alergi ini yang sering terjadi pada kulit anak balita, dimana anak balita masih sensitif terhadap obat. Gejala yang ditimbulkan membuat kulit seperti biduran, menjadi kemerahan, serta rasa gatal. Alergi obat yang tergolong berat bisa menyebabkan anak balita jadi mengalami sesak napas, pusing, pingsan, mual, kulit kebiruan, nadi cepat dan lainnya.

Eksim atopik

Alergi ini berkaitan faktor genetik, obat- obatan, lingkutan dan sistem imun pada kulit. Pemicu yang bisa menyebabkan alergi kulit ini antara lain kacang tanah, kedelai, gandum, telur, susu dan tungau debu rumah.

Anak balita yang terkena alergi ini biasanya dimulai saat usia kurang dari 1 tahun, tepat pada usia 2 bulan. Namun bisa terus berlanjut sampai anak balita usia 2 hingga 10 tahun dan juga bisa sampai usia remaja hingga dewasa.

Pada usia di bawah 2 tahun alergi muncul pada pipi dan dahi dengan berbentuk bintil, keropeng, basah, kemerahan, dan lepuh halus. Dapat juga meluas ke kulit kepala, tungkai, lengan, pergelangan tangan, dan leher.

Sedangkan untuk usia 2 tahun ke atas lebih kering dengan berbentuk bintil, bersisik, dan penebalan kulit. Alergi berada di bagian leher, kelopak mata, pergelangan tangan bagian telapak, lipat lutut, dan lipat siku.

Untuk mencegah alergi ini terjadi, bahan- bahan iritan yang dapat memicu gatal pada anak balita dapat disingkirkan. Bahan tersebut seperti deterjen, sabun dan bahan kimia. Untuk penggunaan sabun sebaiknya pilih sabun yang mengandung pH netral dan mengandung pelembab. Pakaian dicuci dengan menggunakan deterjen yang baik.

Alergi Makanan

Alergi makanan merupakan reaksi yang terjadi saat anak balita makan makanan tertentu. Reaksi ini menyebabkan gangguan pencernaan seperti biduran dan diare, saluran napas, bengkak pada lidah dan bibir.

Alergi pada makanan sebenarnya tidak membuat kelainan pada kulit, namun bisa muncul jika anak balita memiliki alergi lainnya. Apabila setelah 2 jam anak balita mengonsumsi makanan tertentu, pada anak balita yang ada alergi eksim atopik dapat memberikan rasa gatal serta kemerahan. Saat anak balita menggaruknya maka eksim atopik akan jadi kambuh.

Untuk makanan yang bisa menimbulkan alergi ini muncul antara lain gandumg, kedelai, kacang tanah, makanan laut, telur dan susu.

Setelah mengetahui jenis- jenis alergi kulit pada anak balita, maka perlu juga mengetahui bagaimana cara menjaga agar kulit anak balita tetap sehat. Salah satu caranya adalah dengan memberikan stimuno untuk balita yang tepat diberikan mulai usia 1 tahun ke atas. Penjelasan lebih lengkapnya di bawah ini.

Menjaga Kesehatan Kulit Anak Balita Salah Satunya dengan Stimuno

Anak yang usianya sudah 1 tahun ke atas merupakan waktu yang tepat untuk mengajarkan mereka sesuatu. Orang tua bisa mulai memberikan contoh dalam merawat kesehatan kulit anak balita. Namun sebelumnya orang tua perlu tahu juga jenis- jenis kulit agar saat merawat kesehat kulit anak jadi tepat hal yang dilakukan.

Untuk menentukan jenis kulit paling pas jika langsung konsultasi ke dokter kulit, namun ada beberap tanda yang bisa digunakan untuk memastikan kulit anak balita tergolong yang mana. Berikut jenis- jenis kulit:

Kulit Normal , warna pada kulit normal merata, halu dan memiliki tekstur yang lembut. Pada kulit yang normal tidak terlihat pori-pori, komedo, noda merah, dan cacat. Kulit tidak terlalu berminyak maupun tidak terlalu kering. Apabila melihat kulit buah hati anda seperti ini maka termasuk kulit normal dan tidak memerlukan perawatan banyak.

Kulit Kering , ciri- ciri pada kulit ini terlihat kasar dan bersisik, memiliki pori- pori besar, terasa gatal. Bisa juga terlihat ada pengelupasan sel- sel kulit yang mati.

Kulit Berminyak , kulit bisa dilihat lebih mengkilap, terdapat pori- pori yang terbuka, bisa juga terlihat minyak pada kulit.

Kulit Kombinasi , kulit seperti ini akan terlihat berminyak di hidung, kening, dagu dan untuk bagian lainnya kering. Selain itu memiliki pori- pori lebih besar.

Kesehatan kulit anak bisa terawat dengan memperbanyak minum air putih dan memakai pelembab bagi yang memiliki kategori kering. Untuk anak balita usia 1 tahun, lebih dianjurkan untuk minum air putih dan makanan yang mengandung kaya nutrisi khususnya untuk kulit. Selain itu juga, orang tua perlu tahu bahwa stimuno untuk balita khususnya usia 1 tahun ke atas bisa bermanfaat untuk kesehatan kulit.

Bagi pembaca yang selama ini tahu nya stimuno khasiat utamanya menjaga serta meningkatkan kekebalan tubuh, maka perlu tahu juga stimuno berkhasiat juga untuk kulit. Sebelumnya bisa baca terlebih dahulu informasi stimuno secara umum di bawah ini.

Mengenal Stimuno Suplemen Untuk Balita

Stimuno sebagai salah satu brand ternama di Indonesia merupakan produk dari PT Dexa Medica. Sebuah perusahaan farmasi didirikan tahun 1969 yang awalnya masih perusahaan kecil, sekarang telah menjadi perusahaan farmasi etikal terbesar di Indonesia.

Stimuno telah mendapatkan dua kali Most Recommend Brand tahun 2009 dan 2010. Pencapaian tersebut untuk kategori Sistem Imunitas Anak dari hasil survei Onbee Marketing Research, di tujuh kota besar di Indonesia. Hal ini wajar dikarenakan stimuno yang bagus untuk dikonsumsi balita telah mendapatkan sertifikat Fitofarmaka dari BPOM dan terbukti berkhasiat serta aman melalui uji klinis pada manusia.

Hingga sekarang stimuno masih mendapatkan tempat di hati orang tua, terkhusus ibu-ibu. Apabila dilihat dari pencapaian tersebut mulai 2009 sampai 2019 berarti telah lebih dari 15 tahun sudah stimuno dipercaya. Bahkan sebenarnya stimuno telah dipasarkan sejak tahun 1999, dan untuk jalur OTV (over the counter) dari tahun 2005.

stimuno-untuk-balita-aman-konsumsi

Gambar di atas salah satu testimoni yang kami ambil dari situs resminya Stimuno.com, dapat dilihat ada testimoni konsumen yang menggunakan produk stimuno untuk balita. Berawal dari tahun 2002, berarti jika dihitung sekarang telah 15 tahun lebih ibu tersebut memberikan stimuno untuk menjaga imunitas balita nya.

Fitofarmaka merupakan obat herbal yang sudah mendapatkan pengujian secara praklinis dan uji klinis. Dimana untuk uji klinis meliput bahan baku serta produk jadinya apakah sesuai atau tidak dengan standardisasi Indonesia. Stimuno berhasil melalui pengujian dan dibuktikan bahwa stimuno aman dikonsumsi mulai dari usia 1 tahun (balita).

Oleh Dexa Medica khusus bagi anak- anak, produk stimuno ada disediakan dalam kemasan syrup. Stimuno syrup memiliki 3 varian rasa antara lain rasa jeruk, anggur dan juga original.

Varian rasa dibuat agar orang tua tidak mengalami kesulitan saat memberikan stimuno untuk balita mereka. Stimuno syrup aman dikonsumsi  sesuai dosis. Dosis stimuno sirup untuk anak maupun balita takarannya 1 sendok takar (5 ml) 1 kali sehari. Untuk stimuno syrup tersedia dalam kemasan 60 ml dan 100 ml.

Paling utama sebenarnya stimuno bukan berperan untuk menjaga kesehatan kulit anak balita, tetapi peran utamanya adalah stimuno dapat membantu mempercepat penyembuhan pada anak dan membantu mencegah anak mudah sakit.

Kenapa Stimuno Baik Untuk Dikonsumsi Balita

Apabila ada pertanyaan kenapa stimuno bagus untuk dikonsumsi balita maka disini kami dari tim OPTIMATIVA akan lebih dijelaskan kepada pencapaian yang telah didapat. Untuk produk knowledge seperti kandungan, manfaat, serta dosis stimuno akan dibahas lebih lanjut di sub berikutnya.

Stimuno selain telah dikenal di Indonesia, juga berhasil mengembangkan sayap ke mancanegara. Pada tahun 2018 Dexa Medica mendapatkan Primaniyarta Award. Diberikan oleh Kementrian Perdagangan Republik Indonesia. Sudah 3 kali mendapatkan pencapaian untuk kategori Pembangunan Merek Global melalu merek BOSKA.

stimuno-untuk-balita-penghargaan

Pasar internasional yang telah di garap meliputi pasar Asia, Afrika, Eropa dan Amerika. Untuk pasar Asia terdiri dari negara Myanmar, Filipina, Kamboja, dan Singapura.

Jadi dengan pencapaian yang telah dibuat oleh Stimuno apakah masih ragu dan mempertanyakan kenapa stimuno baik untuk dikonsumsi terutama balita? Jika masih ragu juga, baca terus ulasan yang kami berikan.

Pencapaian yang telah didapatkan oleh stimuno khususnya kategori berkaitan anak, seharusnya tidak menjadi kekuatiran lagi. Orang tua pun harusnya merasa tenang karena stimuno juga telah lolos dari pengujian. Dan rasanya Tagline stimuno: “Minum Stimuno saya dan anak Gak Takut Sakit!” pun layak untuk digunakan.

Meniran Pada Stimuno Menjaga Kesehatan Kulit Balita

 

stimuno-untuk-balita

Meniran nama latinnya (phillanthus niruri sp.) merupakan tanaman herba yang tumbuhnya tegak. Gambaran meniran batangnya tidak memilih getah, bentuknya bulat, memiliki cabang dan warnanya hijau. Tinggi batang dari meniran kurang dari 50 cm. Daun meniran jumlahnya genap dan bersirip. Setiap bagian tangkai memiliki daun berukuran kecil dengan bentuk bulat telur. Panjangnya lebih kurang 5 mm, dan lebarnya 3 mm.

Pada bagian bawah daun ada bintik berwarna merah. Bunga berwarn putih kehijauan yang menghadap ke bawah dan melekat pada ketiak. Buah meniran bentuknya bulat pipih dengan diameter 2 sampai 2,5 cm serta teksturnya licin. Biji daun meniran bentuknya seperti ginjal, warna cokelat dan keras. Akarnya tunggang dan warnanya putih kekuningan.

Tanaman meniran mempunyai kandungan kimia alkaloid, triterpenoid, lignin, hypophyllantin, phlyllanthin, dammar, kalium, asam lemak dan vitamin C. Seperti yang sudah banyak diketahui, mengonsumsi vitamin C bisa bermanfaat untuk menjaga kesehatan kulit.

Vitamin C merupakan salah satu vitamin yang paling efektif oleh ahli kecantikan untuk mengatasi permasalahan kulit. Peranan vitamin C pada kulit karena vitamin ini mampu membentuk kolagen. Kolagen sendiri merupakan komponen penting yang membentuk 70% dari bobot kering kulit manusia.

Seperti yang telah dijelaskan di atas, bahwa anak balita bisa terkena alergi kulit dari berbagai penyebab. Dengan memberikan vitamin C secara tidak langsung melalui perantara stimuno yang terdapat di dalamnya meniran, maka hal ini juga telah membantu menjaga kesehatan kulit anak.

Fakta lainnya adalah Vitamin C juga berperan dalam meningkatkan kekebalan tubuh, dan salah satu penyebab anak balita terkena alergi kulit karena kekebalan tubuhnya menurun atau lemah. Dengan kata lain, saat konsumsi stimuno untuk balita dapat banyak manfaat yang bakal dirasakan tubuh. Orang tua bisa merawat kesehatan kulit anak balit, serta kekebalan tubuh anak juga terjaga.

Diharapkan dengan tulisan ini bisa membantu menambah informasi pembaca terkhusus orang tua yang ingin menjaga kesehatan kulit anak. Semoga bermanfaat artikel mengenai stimuno untuk balita yang kami ulas, terima kasih.